Jokowi Kembali Kunjungi Kalteng


  • Diposting Pada: 8 November 2015
  • Oleh: rani

PALANGKA RAYA – Presiden RI Joko Widodo kembali mengunjungi Kalimantan Tengah, Sabtu, 31 Oktober 2015. Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Jokowi dan rombongan pun blusukan di jalan-jalan kampung menuju Sekolah Dasar Negeri Pahandut 8 yang terletak di bantaran Sungai Kahayan Palangka Raya.

Dari Gang Taufik di Jalan Murjani hingga tiba di SDN Pahandut 8, Jokowi tak henti dielu-elukan ratusan warga yang rela berdesak-desakan di sepanjang jalan Kampung Purwasari RW VIII yang dilaluinya. Di sepanjang jalan ulin sejauh 300 meter itu sendiri, Jokowi sesekali berbincang dengan Penjabat Gubernur Kalteng Hadi Prabowo.
Sementara itu, selain Pj. Gubernur Hadi Prabowo dan Ibu Iriana Joko Widodo, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Hebat yang turut hadir dalam rombongan Presiden, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, serta Kepala BNPB Wilem Rampangilei.
Sebagaimana kunjungan 3 harinya di Sumatera, kunjungan Jokowi ke Kalteng juga dalam rangka memantau kondisi kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap.
Sedianya, setiba di Palangka Raya sekitar pukul 11.00 WIB, Jokowi akan berkunjung ke Huma Betang yang menjadi salah satu lokasi rumah singgah oksigen dan pengobatan gratis. Namun, dikarenakan keterbatasan waktu, kedatangan Jokowi ke rumah adat warga Dayak Kalteng tersebut diwakilkan Menko Polhukam Binsar Luhut Pandjaitan.
Selepas makan siang, menurut Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, Presiden dan rombongan menuju lokasi lahan gambut yang terbakar di Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng. Lahan gambut tersebut merupakan lahan yang pernah dikunjungi Jokowi pada 25 September 2015. Pada kunjungan kali ini, Jokowi ingin memastikan sekat/bloking kanal telah dibangun di lokasi tersebut.
Rombongan Presiden tiba di Pulang Pisau sekitar pukul 14.00 WIB diiringi hujan gerimis di sepanjang perjalanan. Jokowi meninjau langsung pembuatan bloking kanal dengan masuk ke lahan hutan gambut yang pernah terbakar didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menteri PMK Puan Maharani, Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan, serta Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono.
Jokowi mengatakan pembuatan bloking kanal akan terus dilakukan tanpa henti untuk meminimalisir kebakaran hutan. Pembuatan bloking kanal akan dilakukan di semua provinsi dengan hutan dan lahan yang rawan terkena kebakaran, terutama di lahan gambut. Selain Pulang Pisau, proyek serupa akan dikembangkan di Sumatera Selatan, seperti di Ogan Kemering Ilir dan Musi Banyuasin.
Jokowi menambahkan, upaya lain untuk meminimalisir kebakaran hutan dan lahan adalah penegakan hukum, di samping peninjauan kembali regulasi yang ada.
Seusai mengunjungi lahan gambut dan bloking kanal di Pulang Pisau, rombongan Presiden kembali ke Jakarta dan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 18.00 WIB‎.